Rabu, 08 Januari 2014

Aplikasi Komputer


PENDIDIKAN SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG
Profesor Toshiko Klonosita Menggunakan Bahwa Sumber Daya Manusia Indonesia Masih Sangat Lemah Untuk Mendukung Perkembangan Industri Dan Ekonomi. Penyebabnya  Karena Pemerintah Selama Ikni Tidak Pernah Menempatkan Pendidikan Sebagai Prioritas Terpenting. Tidak Ditempatkan Pendidikan Sebagai Prioritas Terpenting karena Masyarakat Indonesia, Mulai Dari Yang Awal Hingga Politisi Dan Pejabat Pemerintah, Hanya Berorientasi Mengejar Uang Untuk  Memperkaya Diri Sendiri Dan Tidak  Pernah Berfikir Panjang.

PENDAPAT GURU BESAR UNIVERSITAS WASEDA JEPANG TERSEBUT SANGAT MENARIK UNTUK DIKAJI MENGINGAT SAAT INI PEMERINTAH INDONESIA MULAI MELIRIK PENDIDIKAN SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG, SETELAH SELAMA INI PENDIDIKAN TERABAIKAN. Salah satu indikatornya  adalah telah disetujuinya oleh
MPR untuk mmperioritaskan anggaran pendidikan minimal 20 % dari APBN atau APBD. Langkah ini merupakan awal kesadaran pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
Setidaknya terdapat alasan untuk memprioritaskan pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
Alasannya adalah, pendidikan alat untuk perkembangan ekonomo dan bukan sekedar pertumbuhan ekonomi. Pada praksis manajemen pendidikan modem, salah satu dari  lima fungsi pendidikan adalah fungsi teknis-ekonomis balik pada tataran individual hingga tataran global. Fungsi teknis\-ekonomis merujuk pada kontribusi pendidikan untuk perkembangan ekonomi. MISALNYA  PENDIDIKAN DAPAT MEMBANTU SISIWA UNTUK MENDAPATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN YANG DIPERLUKAN UNTUK HIDUP DAN BERKOMPERISI DALAM EKONOMI YANG KOMPETITIF.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar